PAGERNGUMBUK – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Desa Pagerngumbuk. Mengambil momentum mulia Hari Asyura, Pemerintah Desa Pagerngumbuk bersama tokoh masyarakat menggelar acara Santunan Anak Yatim dan Piatu dalam rangka memperingati 10 Muharram pada Selasa, 30 Juni 2026.
Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah desa serta warga dalam berbagi kebahagiaan, sekaligus menjalankan anjuran agama untuk memuliakan anak-anak yatim piatu.
Tanggal 10 Muharram dikenal luas oleh masyarakat Muslim sebagai "Lebaran Anak Yatim". Momentum berharga pada akhir bulan Juni ini dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Pagerngumbuk untuk mengetuk pintu hati sesama dan mempererat tali silaturahmi.
Kepala Desa Pagerngumbuk dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak-anak yatim piatu di desa merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah desa semata.
"Anak-anak kita ini adalah titipan. Kehadiran kita di sini bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi untuk memeluk mereka dengan kasih sayang, memberikan semangat, dan memastikan bahwa mereka tidak berjalan sendirian dalam menggapai masa depan," ungkap Kepala Desa.
Acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan selawat nabi ini dilanjutkan dengan prosesi penyerahan santunan secara langsung. Bantuan yang diberikan berupa:
- Uang Tunai: Uang santunan untuk membantu kebutuhan hidup sehari-hari.
- Paket Perlengkapan Sekolah: Tas, buku tulis, dan alat tulis untuk mendukung pendidikan mereka.
Pemerintah Desa Pagerngumbuk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur, perangkat desa, serta seluruh warga yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk menyukseskan acara ini.
Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa empati sosial yang lebih tinggi di tengah masyarakat, sehingga kepedulian terhadap anak yatim piatu dapat terus mengalir secara konsisten, tidak hanya pada momen Muharram saja.